Hendropriyono Tolak Jadi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019




Jakarta - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) A.M. Hendropriyono menyatakan tidak berencana mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden untuk mendampingi Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"RI 2 tidak. Saya pribadi tidak punya keinginan. Saya sudah tua, sudah 72 tahun," ujar Hendropriyono di Kantor DPP PKPI, Jakarta, Senin (12/9).

Hendropriyono menuturkan, sampai saat ini dirinya belum berkomunikasi dengan Jokowi dan parpol pendukung Jokowi. Namun, ia menegaskan, PKPI akan mendukung siapapun tokoh yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Lebih lanjut, Hendropriyono mengatakan, posisi dirinya dalam Pilpres 2019 murni mendukung Jokowi lewat PKPI. Ia berkata, Jokowi adalah sosok yang potensial kembali terpilih sebagai presiden periode 2019-2024 karena bebas korupsi, narkoba, dan tidak radikal.

Mantan Kepala BIN itu mengklaim, langkah konkret yang bakal diambil PKPI adalah dengan memperkuat tataran politik, kebijakan, dan operasional Jokowi. Ia berkata, basis massa PKPI juga akan dikerahkan untuk mendukung hal tersebut.

"Tanpa tiga hal itu sulit. Kami yakin PKPI bisa menjalankan amanah rakyat kebanyakan," ujarnya.

Sementara itu, Hendropriyono menampik, deklarasi dukungan PKPI terhadap Jokowi semata bermuatan kepentingan. Ia berkata, langkah deklarasi diambil sedini mungkin agar proses konsolidasi bisa tercipta sebelum Pilpres dimulai.

"Kalau sudah kepepet waktunya itu kan cuma cari kepentingan kelompok, partai, dan pribadi," ujar Hendropriyono.

Lebih dari itu, Hendropiyono menyatakan, PKPI tidak akan terpengaruh dengan aturan persentase parliamentary threshold dan presidential threshold yang tengah digarap di parlemen. Ia berkeyakinan, PKPI mampu mendulang 10 persen suara di pileg dan pilpres mendatang untuk mendukung Jokowi.

"Target kami 10 persen secara nasional," ujarnya.

sumber:

(https://www.cnnindonesia.com/politik/20170612200025-32-221248/hendropriyono-tolak-jadi-cawapres-jokowi-di-pilpres-2019/)

Hendropriyono Official Site Sang Jendral. Yang menjadi prof Intelijen pertama di Dunia

Disqus Comments